selamat datang

Sabtu, 17 September 2016

prakarya dan kewirausahan

Prakarya dan Kewirausahaan

      Pengertian kata tekstil adalah jalinan antara lungsin dan pakan atau dapat dikatakan sebuah anyaman yang mengikat satu sama lain, tenunan dan rajutan. Tekstil dapat ditemukan pada kehidupan sehari-hari, yaitu kain biasa yang digunakan untuk pakaian sebagai kebutuhan sandang, sprei pelapis tempat tidur dan sarung bantal, taplak meja, kain yang dijahit menjadi tas dan produk kerajinan lainnya.
      Produk kerajinan tekstil secara umum terdiri atas material tekstil, warna, dan aksesori yang digunakan pada kerajinan tekstil. Jenis tekstil dilihat dari asal usul bahan baku terdiri atas tekstil yang terbuat dari serat alam dan tekstil yang terbuat dari serat buatan, serta semi sintetis. Pewarna yang digunakan untuk pewarna tekstil juga ada yang berasal dari bahan alam dan sintetis. Pada kerajinan tekstil, kadang kala digunakan aksesori seperti kancing, manik-manik, ritsleting, dan lain-lain.
      Proses pembuatan kerajinan tekstil terdiri atas beberapa tahapan. Pertama proses serat atau benang menjadi kain, lalu kain menjadi kerajinan tekstil, seperti busana, tas, sarung bantal dan lain-lain, serta pewarnaan dan pemasangan aksesori untuk suatu fungsi tertentu atau menambah nilai estetis atau keindahan pada produk kerajinan tekstil yang dibuat.
1.     Mencari Ide
Pengetahuan dan apresiasi kita terhadap hal-hal tersebut dapat mendorong munculnya ide untuk pembuatan karya produk dari bahan tekstil.
2.     Membuat Gambar/Sketsa
3.     Pilih Ide Terbaik
4.     Perencanaan Produksi
5.     Pembuatan Kerajinan
      Pengemasan dan perawatan memiliki kesamaan tujuan, yaitu untuk membuat produk menjadi awet dan tahan lama. Pengemasan melindungi produk agar tidak mengalami penurunan kualitas pada saat sampai kepada pembeli. Selain berfungsi sebagai pelindung, kemasan juga memiliki fungsi untuk kemudahan membawa serta pengiriman, memberikan informasi, dan untuk menjadi daya tarik bagi calon pembeli.
1.     Dasar Kewirausahaan
Wirausaha berasal dari kata wira dan usaha. Arti kata wira adalah pejuang, utama, gagah, berani, teladan, dan jujur. Sedangkan usaha adalah kegiatan yang dilakukan. Pengertian wirausaha adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun kegiatan untuk mengadakan produk baru, mengaatur permodalan serta memasarkannya.
2.     Stimulus dan Motivasi Berwirausaha di Bidang Kerajinan Tekstil
3.     Karakter dan Sikap Kewirausahaan
a.     Percaya diri
b.    Berorientasi tugas dan hasil
c.     Keberanian mengambil resiko
d.    Kepemimpinan
e.     Berorientasi ke masa depan
f.      Keorisinilan
4.     Faktor Penyebab Keberhasilan dan Kegagalan Berwirausaha
      Produk yang dihasilkan harus memiliki nilai keunikan dan kebaruan. Material yang digunakan sedapat mungkin yang mudah didapat di daerah dan lingkungan sekitar. Proses produksi dilakukan oleh siswa anggota kelompok. Alat produksi yang digunakan adalah yang mudah didapat di daerah dan lingkungan sekitar. Pembuatan produk melalui cara perancangan yang tepat untuk menghasilkan ide produk yang unik dan baru.
1.     Alat Komunikasi Tradisional dan Modern
           Ilmu rekayasa adalah ilmu yang melibatkan banyak disiplin ilmu lainnya atau disebut juga multi disiplin. Produk rekayasa alat komunikasi tidak terlepas dari perkembangan pola komunikasi, penemuan di bidang elektronika, perkembangan ilmu desain visual dan kewirausahaan.
           Komunikasi adalah kegiatan yang dilakukan manusia sepanjang hidupnya . komunikasi dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Alat komunikasi dapat dibedakan sebagai alat komunikasi tradisional dan modern. Alat komunikasi tradisional pada umumnya menggunakan teknik sederhana dan manual, serta memiliki jarak yang terbatas.
2.     Faktor Fungsi, Kenyamanan dan Estetik Alat Komunikasi
      Alat komunikasi dengan teknologi elektronik yang tergolong ke dalam alat elektronik, terdiri dari bagian dalam yang berisi komponen elektronik dan bagian luar yaitu selubung atau yang sering disebut dengan casing. Bagian dalam terdapat beberapa komponen yang terbuat dari material tertentu sesuai dengan fungsinya di dalam sistem elektronik tersebut. Pada bagian casing, material yang digunakan dapat bervariasi sesuai dengan tampilan yang ingin dibuat. Material yang dapat digunakan untuk casing adalah bahan alam solid (seperti kayu, bamboo, rotan) bahan sintetis (plastik), bahan olahan seperti plat logam ataupun serat dan tekstil.
Proses dan Alat Produksi Alat Komunikasi
      Proses produksi alat komunikasi dengan teknologi elektronik terdiri dari 2 (dua) tahapan utama yaitu pembuatan rangkaian elektrnik dan proses pembuatan casing, dan diakhiri dengan proses perakitan (assembling) yaitu menggabungkan bagian dalam dengan bagian casingnya. Proses pembuatan rangkaian elektronik membutuhkan ketelitian dan kepresisisan yang sangat tinggi. Satu kesalahan pemasangan komponen elektronik akan menyebabkan produk elektronik tidak dapat berfungsi.
      Proses produksi dapat dibedakan menjadi produksi secara manual dan produksi dengan mesin (machinal). Proses pembuatan rangkaian elektronik secara manual dapat dilakukan dengan menggunkana solder (alat pemanas timah) untuk merekatkan komponen-komponen pada papan sirkuit.
      Pembuatan produk baru selalu dimulai dengan munculnya ide, demikian halnya juga dengan perancangan alat komunikasi. Ide tidak dapat muncul begitu saja, jika kita tidak melakukan pemikiran-pemikiran. Ide didapat mun gkin saat kita melakukan pengamatan tentang hal-hal di sekeliling kita, pembicaraan dengan teman-teman dan maupun informasi yang diperoleh dari buku, surat kabar, televise, radio, dan internet.
1.     Riset : Mengetahui, Mengenali, Memahami, dan Mengempati
2.     Pengembangan Konsep Desain Selubung (Casing)
a.     Curah Pendapat
b.     Rasionalisasi
c.     Prototyping atau membuat studi model
d.     Penentuan Desain Akhir
      Kemasan produk memiliki dua fungsi : fungsi perlindungan terhadap produk dan fungsi identitas. Saat member pesawat radio, kita mendapati pesawat radio tersebut berada dalam sebuah kotak karton atau kardus yang di dalamnya terdapat stryrofoam atau lipatan karton yang membentuk konstruksi tertentu. Kardus, stryrofoam, dan lipatan karton tersebut berfungsi melindungi produk dari benturan dan guncangan yang mungkin terkadi saat produk didistribusikan.
      Kemasan akan dibuang, disimpan atau digunakan untuk fungsi lain, setelah produk telah sampai pada pengguna. Produk alat rekayasa, seperti alat elektronik digunakan sehari-hari sehingga kemasannya tidak dibutuhkan lagi. Casing produk elektronik dibuat untuk dapat melindungi komponen bagian dalam. Namun demikian, ada beberapa perawatan yang perlu dilakukan pada produk elektronik seperti alat komunikasi dengan sumber arus DC. Pada produk yang menggunakan sumber arus DC, harus dipastikan baterai dalam keadaan baik agar tidak merusak bagian lain yang terdapat di dalam produk. Baterai yang tidak dapat di-charge ulang sebaiknya dikeluarkan apabila produk tidak digunakan pada jangka waktu lama.
      Wirausaha, menurut asal katanya terdiri dari wira dan usaha. Wira, berarti pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Usaha, berarti perbuatan amal, bekerja, berbuat sesuatu. Pengertian wirausaha, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun kegiatan untuk mengadakan produk baru, mengatur permodalan operasinya serta memasarkannya.
Sifat-sifat seorang wirausahawan sebagai berikut :
a.     Percaya Diri
b.     Berorientasikan tugas dan hasil
c.     Berani mengambil risiko
d.     Kepemimpinan
e.     Keorisinilan/Keaslian
f.      Berorientasi ke masa depan
      Pesawat radio adalah salah satu produk rekayasa penangkap gelombang radio yang paling sering kita temui dalam kehidupan kita sehari-hari. Pesawat radio terdiri atas rangkaian elektronik sederhana yang dilengkapi dengan antenna untuk menangkap gelombang radio serta speaker dan pengatur suara. Pada proyek ini, kita membuat sebuah produk radio memanfaatkan sumber arus DC. Proyek ini akan terdiri atas pembuatan rangkaian elektronik untuk sebuah radio penangkap gelombang FM, dan pembuatan casing radio yang diawali dengan proses perancangan atau desain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

selamat datang

selamat datang