Prakarya dan Kewirausahaan
Pengertian kata tekstil adalah jalinan
antara lungsin dan pakan atau dapat dikatakan sebuah anyaman yang mengikat satu
sama lain, tenunan dan rajutan. Tekstil dapat ditemukan pada kehidupan
sehari-hari, yaitu kain biasa yang digunakan untuk pakaian sebagai kebutuhan
sandang, sprei pelapis tempat tidur dan sarung bantal, taplak meja, kain yang
dijahit menjadi tas dan produk kerajinan lainnya.
Produk kerajinan tekstil secara umum
terdiri atas material tekstil, warna, dan aksesori yang digunakan pada
kerajinan tekstil. Jenis tekstil dilihat dari asal usul bahan baku terdiri atas
tekstil yang terbuat dari serat alam dan tekstil yang terbuat dari serat
buatan, serta semi sintetis. Pewarna yang digunakan untuk pewarna tekstil juga
ada yang berasal dari bahan alam dan sintetis. Pada kerajinan tekstil, kadang
kala digunakan aksesori seperti kancing, manik-manik, ritsleting, dan
lain-lain.
Proses pembuatan kerajinan tekstil terdiri
atas beberapa tahapan. Pertama proses serat atau benang menjadi kain, lalu kain
menjadi kerajinan tekstil, seperti busana, tas, sarung bantal dan lain-lain,
serta pewarnaan dan pemasangan aksesori untuk suatu fungsi tertentu atau
menambah nilai estetis atau keindahan pada produk kerajinan tekstil yang
dibuat.
1. Mencari Ide
Pengetahuan dan apresiasi kita terhadap
hal-hal tersebut dapat mendorong munculnya ide untuk pembuatan karya produk
dari bahan tekstil.
2. Membuat Gambar/Sketsa
3. Pilih Ide Terbaik
4. Perencanaan Produksi
5. Pembuatan Kerajinan
Pengemasan dan perawatan memiliki kesamaan
tujuan, yaitu untuk membuat produk menjadi awet dan tahan lama. Pengemasan
melindungi produk agar tidak mengalami penurunan kualitas pada saat sampai
kepada pembeli. Selain berfungsi sebagai pelindung, kemasan juga memiliki
fungsi untuk kemudahan membawa serta pengiriman, memberikan informasi, dan untuk
menjadi daya tarik bagi calon pembeli.
1. Dasar
Kewirausahaan
Wirausaha berasal dari kata wira dan usaha. Arti kata wira adalah pejuang, utama, gagah, berani,
teladan, dan jujur. Sedangkan usaha adalah kegiatan yang dilakukan. Pengertian
wirausaha adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru,
menentukan cara produksi baru, menyusun kegiatan untuk mengadakan produk baru,
mengaatur permodalan serta memasarkannya.
2. Stimulus
dan Motivasi Berwirausaha di Bidang Kerajinan Tekstil
3. Karakter
dan Sikap Kewirausahaan
a.
Percaya
diri
b.
Berorientasi
tugas dan hasil
c.
Keberanian
mengambil resiko
d.
Kepemimpinan
e.
Berorientasi
ke masa depan
f.
Keorisinilan
4. Faktor
Penyebab Keberhasilan dan Kegagalan Berwirausaha
Produk yang dihasilkan harus memiliki
nilai keunikan dan kebaruan. Material yang digunakan sedapat mungkin yang mudah
didapat di daerah dan lingkungan sekitar. Proses produksi dilakukan oleh siswa
anggota kelompok. Alat produksi yang digunakan adalah yang mudah didapat di
daerah dan lingkungan sekitar. Pembuatan produk melalui cara perancangan yang
tepat untuk menghasilkan ide produk yang unik dan baru.
1. Alat
Komunikasi Tradisional dan Modern
Ilmu
rekayasa adalah ilmu yang melibatkan banyak disiplin ilmu lainnya atau disebut
juga multi disiplin. Produk rekayasa alat komunikasi tidak terlepas dari
perkembangan pola komunikasi, penemuan di bidang elektronika, perkembangan ilmu
desain visual dan kewirausahaan.
Komunikasi
adalah kegiatan yang dilakukan manusia sepanjang hidupnya . komunikasi dapat
dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Alat komunikasi dapat
dibedakan sebagai alat komunikasi tradisional dan modern. Alat komunikasi
tradisional pada umumnya menggunakan teknik sederhana dan manual, serta
memiliki jarak yang terbatas.
2. Faktor
Fungsi, Kenyamanan dan Estetik Alat Komunikasi
Alat komunikasi dengan teknologi
elektronik yang tergolong ke dalam alat elektronik, terdiri dari bagian dalam
yang berisi komponen elektronik dan bagian luar yaitu selubung atau yang sering
disebut dengan casing. Bagian dalam
terdapat beberapa komponen yang terbuat dari material tertentu sesuai dengan
fungsinya di dalam sistem elektronik tersebut. Pada bagian casing, material
yang digunakan dapat bervariasi sesuai dengan tampilan yang ingin dibuat.
Material yang dapat digunakan untuk casing adalah bahan alam solid (seperti
kayu, bamboo, rotan) bahan sintetis (plastik), bahan olahan seperti plat logam
ataupun serat dan tekstil.
Proses
dan
Alat Produksi Alat Komunikasi
Proses produksi alat komunikasi dengan
teknologi elektronik terdiri dari 2 (dua) tahapan utama yaitu pembuatan
rangkaian elektrnik dan proses pembuatan casing, dan diakhiri dengan proses
perakitan (assembling) yaitu menggabungkan bagian dalam dengan bagian
casingnya. Proses pembuatan rangkaian elektronik membutuhkan ketelitian dan
kepresisisan yang sangat tinggi. Satu kesalahan pemasangan komponen elektronik
akan menyebabkan produk elektronik tidak dapat berfungsi.
Proses produksi dapat dibedakan menjadi
produksi secara manual dan produksi dengan mesin (machinal). Proses pembuatan
rangkaian elektronik secara manual dapat dilakukan dengan menggunkana solder
(alat pemanas timah) untuk merekatkan komponen-komponen pada papan sirkuit.
Pembuatan
produk baru selalu dimulai dengan munculnya ide, demikian halnya juga dengan
perancangan alat komunikasi. Ide tidak dapat muncul begitu saja, jika kita
tidak melakukan pemikiran-pemikiran. Ide didapat mun gkin saat kita melakukan
pengamatan tentang hal-hal di sekeliling kita, pembicaraan dengan teman-teman
dan maupun informasi yang diperoleh dari buku, surat kabar, televise, radio,
dan internet.
1. Riset
: Mengetahui, Mengenali, Memahami, dan Mengempati
2. Pengembangan
Konsep Desain Selubung (Casing)
a.
Curah Pendapat
b.
Rasionalisasi
c.
Prototyping atau membuat studi model
d.
Penentuan Desain Akhir
Kemasan
produk memiliki dua fungsi : fungsi perlindungan terhadap produk dan fungsi
identitas. Saat member pesawat radio, kita mendapati pesawat radio tersebut
berada dalam sebuah kotak karton atau kardus yang di dalamnya terdapat
stryrofoam atau lipatan karton yang membentuk konstruksi tertentu. Kardus,
stryrofoam, dan lipatan karton tersebut berfungsi melindungi produk dari
benturan dan guncangan yang mungkin terkadi saat produk didistribusikan.
Kemasan
akan dibuang, disimpan atau digunakan untuk fungsi lain, setelah produk telah
sampai pada pengguna. Produk alat rekayasa, seperti alat elektronik digunakan
sehari-hari sehingga kemasannya tidak dibutuhkan lagi. Casing produk elektronik
dibuat untuk dapat melindungi komponen bagian dalam. Namun demikian, ada
beberapa perawatan yang perlu dilakukan pada produk elektronik seperti alat
komunikasi dengan sumber arus DC. Pada produk yang menggunakan sumber arus DC,
harus dipastikan baterai dalam keadaan baik agar tidak merusak bagian lain yang
terdapat di dalam produk. Baterai yang tidak dapat di-charge ulang sebaiknya
dikeluarkan apabila produk tidak digunakan pada jangka waktu lama.
Wirausaha, menurut asal katanya terdiri
dari wira dan usaha. Wira, berarti pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan,
berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Usaha, berarti perbuatan amal,
bekerja, berbuat sesuatu. Pengertian wirausaha, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah orang yang pandai atau berbakat
mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun kegiatan untuk
mengadakan produk baru, mengatur permodalan operasinya serta memasarkannya.
Sifat-sifat
seorang wirausahawan sebagai berikut :
a.
Percaya
Diri
b.
Berorientasikan
tugas dan hasil
c.
Berani
mengambil risiko
d.
Kepemimpinan
e.
Keorisinilan/Keaslian
f.
Berorientasi
ke masa depan
Pesawat radio adalah salah satu produk
rekayasa penangkap gelombang radio yang paling sering kita temui dalam
kehidupan kita sehari-hari. Pesawat radio terdiri atas rangkaian elektronik
sederhana yang dilengkapi dengan antenna untuk menangkap gelombang radio serta
speaker dan pengatur suara. Pada proyek ini, kita membuat sebuah produk radio
memanfaatkan sumber arus DC. Proyek ini akan terdiri atas pembuatan rangkaian
elektronik untuk sebuah radio penangkap gelombang FM, dan pembuatan casing
radio yang diawali dengan proses perancangan atau desain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar